Pembelajaran konteks mengasumsikan bahwa makna konteks sesuai dengan situasi nyata lingkungan seseorang dan itu dapat terjadi melalui pencarian hubungan yang masuk akal dan bermanfaat. Pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengkaitkan antara materi yang diajarkanya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat.

Berikut ini adalah perbedaan pembelajaran Kontekstual dengan pembelajaran Konvensional

Perbedaan
No Pembelajaran Kontekstual (CTL) No Pembelajaran Konvensional
1 Menempatkan siswa sebagai subjek belajar 1 Siswa ditempatkan sebagai objek belajar
2 Siswa belajar melalui kegiatan kelompok 2 Siswa lebih banyak belajar secara individual
3 Pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata secara riil 3 Pembelajaran bersifat teoritis dan abstrak
4 Kemampuan didasarkan atas pengalaman 4 Kemampuan diperoleh melalui latihan-latihan
5 Tujuan akhir adalah kepuasan diri 5 Tujuan akhir adalah nilai atau angka.
6 Tindakan dibangun atas kesadaran diri sendiri 6 Tindakan individu didasarkan oleh faktor dari luar dirinya
7 Pengetahuan yang dimiliki setiap individu selalu berkembang sesuai dengan pengalaman yang dialaminya 7 Kebenaran yang dimiliki bersifat absolut dan final
8 Siswa bertanggung jawab dalam memonitor dan mengembangkan pembelajaran mereka masing-masing 8 Guru adalah penentu jalannya proses pembelajaran
9 pembelajaran bisa terjadi dimana saja dalam konteks dan setting yang berbeda sesuai dengan kebutuhan 9 Pembelajaran konvensional pembelajaran hanya terjadi di dalam kelas
About these ads