tes akhir pembelajaran

tes akhir pembelajaran

Melaksanakan pembelajaran perlu persipan dari guru dalam mengupayakannya sehingga hasil belajar dapat tercapai secara optimal. Hal penting yang perlu dipersiapakan oleh guru yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran. Keberasilan belajar siswa dapat diketahui dengan mengunkan tes, dan melalui alat tersebut dapat dilakukan untuk semua mata pelajaran di sekolah dasar. Alat ukur (tes) yang digunakan  harus memperhatikan tingkat kelas yang ada di sekolah dasar terkatagori atas kelas tinggi (kelas IV-VI) dan kelas rendah (I-III). Oleh karena itu, alat (tes) yang digunakan untuk melakukan evaluasi belajar harus sesui dengan tingkat perkembangan siswa sekolah dasar. Hal tersebut diktakan oleh Jean Piaget (dalam trianto,2009) bahwa tingkat perkembangan pada usia sekolah dasar ( 7-11 tahun) terdapat pada tahap operasional konkret, dimana pada tingkat ini para siswa lebih banyak belajar melalui contoh-contoh nyata. Hal tersebut perlu dipertimbangkan bagi pembuat soal ( guru ) untuk merancang alat evaluasi ( tes0 dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh siswa.

                Sudjana (1991) mengatakan  bahwa penilaian hasil belajar adalah proses pemberian nilai terhadap hasil-hasil belajar yang dicapai oleh siswa dengan kreteria tertentu. Hal tersebut mengisyaratkan bahwa objek yang dinilai adalah hasil belajar siswa. Menurut Norman E. Gronlund (dalam Purwanto 1994:3) Evaluasi adalah suatu proses yang sistimatis untuk menentukan atau membuat keputusan sampai sejauh mana tujuan – tujuan pengajaran telah tercapai oleh siswa. Tujuan pendidikan harus senantiasa mengacu pada tiga jenis ranah atau kawasan yang melekat pada diri siswa. yaitu : 1) Ranah proses berpikir (kognitif);  2) nilai atau sikap (afektif); dan 3) Ranah Ketrampilan (psikomotor) S. Bloom (Dalam Respati 2007). Menurut Gagne (1985) hasil belajar meliputi hal seperti: 1) informasi verbal; 2) keterampilan intelektual; 3) strategi kognitif; 4) sikap; dan 5) keterampilan motorik. Berdasarkan kedua pendapat tersebut maka dapat dikatakan memiliki suatu kesamaan. Untuk menilai hasi belajar dibidang kognitif, afektif, dan psikomotor maka perlu diketahui jenjangnya seperti berikut.

1.Ranah Kognitif

Ranah kogmifif dikembangkan olrh Benyamin S. Bloom. Ranah kognitif mencakup:

a. PENGETAHUAN (C1). Pengetahuan adalah kemampuan seseorang untuk mengingat kembali atau mengenal kembali pengetahuan yang pernah diterimannya. Misalnya, tentang nama, istilah, definisi, rumus, fakta, dan sebagainya. Kata operasional yang dapat digunakan adalah : menyebutkan, menentukan, menyususn, menata, mendefinisikan, menyalin, menunjuk, mendaftar, menghafalkan, mengurutkan, mengenal, dan mengingat kembali.

b. PEMAHAMAN (C2). Pemahaman adalah kemampuan seseorang untuk menafsirkan atau menyatakan sesuatu dengan caranya sendiri tentang pengetahuan yang telah diterimanya. Kata kerja operasional yang dapat digunakan adalah: membedakan, mengubah, memberi contoh, memperkirakan, mengambil kesimpulan, menggambarkan, mendiskusikan, menjelaskan, mengungkapkan, melaporkan, mengkaji ulang, menyatakan, dan menerjemahkan.

BERLANJUT……..🙂